Saturday, February 15, 2014

Lomba Menulis Cerpen "Horor"


Saatnya kalian juga bisa jadi penulis!
Dapatkan TOTAL HADIAH JUTAAN RUPIAH
dan kesempatan naskah kalian DITERBITKAN
dalam bentuk KOMIK!

Ini caranya:
1. Kirimkan naskah dengan tebal 6-8 halaman kertas A4 spasi 1,5 (hindari penggunaan jenis font Comic Sans).
2. Usia untuk peserta Lomba Menulis cerpen Horor adalah 11-18 tahun.
3. Kirimkan naskah yang sudah diketik rapi dan di-print ke alamat redaksi Komik Fantasteen, dilengkapi dengan :
- biodata lengkap (nomor telepon dan alamat e-mail)
- foto terbaru pengarang dan,
- naskah dalam bentuk digital.

Lalu kirimkan dalam amplop tertutup bertuliskan "Lomba Menulis Cerpen Horor" ke:

Redaksi Komik CAB
Jalan Cinambo No. 136 Cisaranten Wetan
Ujung Berung Bandung 40294.

PALING LAMBAT TANGGAL 21 FEBRUARI 2014 CAP POS.

Untuk Hadiahnya :
Juara 1 : Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam Penghargaan + Naskah akan diterbitkan di Komik Fantasteen
Juara 2 : Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam Penghargaan + Naskah akan diterbitkan di Komik Fantasteen
Juara 3 : Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam Penghargaan + Naskah akan diterbitkan di Komik Fantasteen

Jadi, tunggu apa lagi, Kawan? Goodluck!

Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=248229088678441&set=a.234679080033442.1073741831.162936873874330&type=1&theater

Lomba Cerpen "Aku Cinta Indonesia"


Halo, Adik-Adik ...!
Apa kabar di tahun baru? Semoga makin sukses ya! Aamiin.
Eh, ada kabar baik buat kamu yang pengin sharing pengalaman terus diterbitin jadi buku.

Ini syarat-syaratnya:

  1. Berumur di bawah 12 tahun.
  2. Tema cerita: AKU CINTA INDONESIA.
  3. Cerita adalah pengalaman nyata yang kamu alami. Boleh humor, drama, tragedi, dan lain-lain.
  4. Gaya penyampaian dalam bentuk cerpen.
  5. Halaman: 4-5, spasi 1.5, font Calibri 12 points, kertas A4.
  6. Batas waktu pengiriman 20 Februari 2014.
  7. Pengumuman 28 Februari 2014 hanya di FB Kecil-Kecil Punya Karya dan www.darmizan.com
  8. Naskah dikirim beserta biodata lengkap ke lombadar@mizan.com dengan subjek email: “AKU DAN INDONESIAKU”.
  9. Sepuluh naskah terbaik akan diterbitkan dan mendapat honor.

Ditunggu ya, kiriman naskah Adik-Adik!
Info lebih lanjut: www.darmizan.com

Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150357037089944&set=a.279998944943.33169.15694594943&type=3&theater

Lomba Menulis Mewujudkan Impian Bersama BNI Taplus Anak dan Mizan


Syarat dan Ketentuan Lomba Menulis Mewujudkan Impian Bersama BNI Taplus Anak dan Mizan:

A. Peserta Lomba:

  • Peserta lomba merupakan anak berusia 9 – 12 tahun atau jenjang pendidikan SD kelas 4 – 6.
  • Peserta lomba memiliki BNI Taplus Anak dengan saldo rata-rata minimal Rp 500.000,- selama periode program. Orang tua peserta lomba memiliki BNI Taplus/BNI Taplus Bisnis/BNI Emerald Saving dengan saldo rata-rata minimal Rp.2.500.000,- selama periode program.
  • Peserta lomba menggunakan alamat email orang tua/wali (berusia 17 tahun atau lebih) untuk mengirimkan data diri dan naskah cerita.
  • Lomba menulis ini dapat diikuti oleh seluruh penduduk yang bertempat tinggal di Indonesia, termasuk keluarga karyawan BNI dan MIZAN.
  • Peserta lomba tidak dikenakan biaya apapun untuk berpartisipasi dalam lomba menulis ini.

B. Pengiriman Data Diri dan Naskah Cerita:
  • Peserta lomba harus mengisi data diri dengan sebenar-benarnya sesuai dengan kartu identitas yang berlaku.
  • Akun twitter yang dicantumkan merupakan akun aktif.
  • Peserta sebaiknya menggunakan komputer PC, laptop, atau notebook untuk mengirimkan data diri dan naskah cerita. Penggunaan tablet tidak disarankan karena beberapa fitur kemungkinan tidak dapat berfungsi dengan sempurna.
  • Kunjungi http://bit.ly/BNITaplusanak untuk mengirimkan data diri, naskah cerita dan informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan lomba.

C. Kualifikasi Naskah Cerita:
  • Cerita dalam Bahasa Indonesia.
  • Cerita terdiri dari 3 – 6 halaman kertas ukuran A4.
  • Cerita diketik dengan jenis font Times New Roman, ukuran 12 pt, spasi 1,5.
  • Cerita diupload dalam format .doc, .docx. atau .pdf.
  • Cerita dapat berupa pengalaman atau rencana dalam mewujudkan impian bersama BNI Taplus Anak.
  • Cerita merupakan karya orisinil dan tidak boleh melanggar hak kekayaan intelektual pihak lain.
  • Cerita dilarang mengandung unsur pornografi, provokasi, fitnah, SARA, kekerasan, ekplotasi anak, seks, atau hal lain yang tidak sesuai etika dan norma sosial. Cerita yang mengandung unsur tersebut akan langsung didiskualifikasi.
  • Cerita yang dikirimkan belum pernah diikutkan dalam lomba jenis apapun sebelumnya.
  • Cerita yang dikirimkan belum pernah dicetak dan/atau diterbitkan secara komersil sebelumnya.
  • Cerita yang dikirimkan oleh penulis sepenuhnya menjadi milik BNI.
  • Peserta lomba diperkenankan untuk mengirim naskah cerita sebanyak-banyaknya.
  • Pengiriman paling lambat 31 Januari 2014 (diperpanjang hingga 16 Februari 2014).

D. Finalisasi:
  • Pemenang akan dihubungi langsung oleh BNI.
  • Peserta bertanggung jawab untuk memastikan bahwa data diri yang dikirimkan ke BNI adalah benar dan dicantumkan secara lengkap. BNI tidak bertanggung jawab atas keterlambatan, kesalahan tujuan, kehilangan, atau gagalnya upaya untuk menginformasikan kepada pemenang.
  • BNI berhak untuk mendiskualifikasi pemenang yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk apabila pemenang tidak dapat dihubungi dan/atau diverifikasi.
  • 500 pengirim pertama akan mendapatkan hadiah langsung CD Ambilkan Bulan.
  • 20 karya tulis terbaik akan diterbitkan menjadi sebuah buku dalam seri Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK) Mizan.
  • 20 pemenang mendapatkan uang saku berupa tabungan BNI Taplus Anak sebesar Rp.250.000,- selama 4 bulan.
  • 20 pemenang tersebut akan diundang ke Jakarta untuk menghadiri peluncuran buku dan mengikuti workshop menulis “Writing Camp” BNI – Mizan secara gratis. BNI akan menyediakan transportasi dan akomodasi untuk pemenang dan satu orang pendamping.
  • 3 pemenang utama akan mendapatkan tambahan hadiah jutaan rupiah dalam bentuk tabungan BNI Taplus Anak dan BNI Tapenas.
  • Seluruh pemenang menyetujui penggunaan data diri yang diperoleh dari peserta untuk tujuan publisitas, iklan, perdagangan, atau promosi di media apapun milik BNI tanpa pemberitahuan sebelumnya ataupun kompensasi.
  • Hadiah tidak dapat ditukar dalam bentuk apapun.
  • Terkait dengan hadiah dalam bentuk setoran awal BNI Tapenas, apabila pemenang tidak bersedia datang ke Kantor Cabang BNI untuk membuka rekening BNI Tapenas, maka hadiah setoran awal BNI Tapenas tersebut tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai atau dialihkan menjadi tambahan saldo tabungan produk BNI apapun. Dengan kata lain, hadiah setoran awal BNI Tapenas tersebut akan hangus.
  • Hadiah tidak dapat dipindahtangankan kepada pihak lain.
  • BNI berhak mempublikasikan nama pemenang di seluruh media milik BNI, surat kabar, ataupun media komunikasi lainnya.
  • BNI berhak meminta bukti pemenang berupa surat konfirmasi pemenang ataupun bukti karya tulis asli sebelum hadiah diserahkan.
  • Apabila karena satu dan lain hal hadiah dibatalkan atau hangus, BNI atas kebijakannya sendiri berhak untuk memberikan hadiah yang batal atau hangus tersebut kepada peserta lain yang memenuhi kriteria penilaian tim juri (atas kebijakan BNI).
  • Para pemenang harus menandatangani surat pernyataan untuk menerima hadiah dalam bentuk yang ditentukan oleh BNI.
  • Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggung gugat.

Sumber: http://mizan.com/event_det/lomba-menulis-mewujudkan-impian-bersama-bni-taplus-anak-dan-mizan.html

Lomba Menulis Tupperware Children Helping Children 2014


Karya Hebat, Bantu Sahabat 
Lewat Gambar dan Cerita!

Hanya dengan mengirimkan gambar atau karya cerita, kamu bisa membantu memberikan seragam sekolah, tas, buku, dan alat tulis baru untuk teman-teman yang membutuhkan.
Tupperware akan mendonasikan setiap karya yang diterima sebesar Rp10.000,- atas nama kamu dalam bentuk perlengkapan sekolah untuk mereka.

Tema cerita dan Gambar: MENOLONG ORANG LAIN

Persyaratan:
 1. Karya harus disertai dengan pencantuman data diri: Nama lengkap, kelas, usia, nama sekolah, alamat rumah, alamat sekolah, alamat email (bila ada), dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
 2. Masukkan karyamu ke dalam amplop lalu kirim ke: PT. Tupperware Indonesia, Alamanda Tower Lantai 15, Unit A - E, Jl. T.B. Simatupang Kavling 23-24, Cilandak, Jakarta - 12430 atau email ke : customer@tupperware.com
 3. Dibagian kiri atas amplop tulis :
  • KODE A (SD) : KARYA CERITA atau KARYA GAMBAR
  • KODE B (SMP) : KARYA CERITA atau KARYA GAMBAR
  • KODE C (SMU) : KARYA CERITA atau KARYA GAMBAR
 4. Karya paling lambat diterima panitia tanggal : 15 Maret 2014
 5. Lomba terbuka untuk pelajar setingkat SD, SMP & SMU seluruh Indonesia
 6. Hasil karya sendiri dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba atau dipublikasikan
 7. Tidak dipungut biaya
 8. Cara penulisan bebas (tidak ada batasan halaman, bisa tulis tangan, ketik manual ataupun komputer)
 9. Media dan alat gambar bebas namun tidak diperkenankan menggambar menggunakan komputer
10. Karya yang diterima akan menjadi hak milik panitia dan tidak akan dikembalikan
11. Panitia berhak mempublikasikan hasil karya peserta/pemenang di media massa dan atau di media promosi Tupperware lainnya
12. Nama pemenang akan diumumkan melalui website www.tupperware.co.id dan akan dihubungi secara resmi via surat dan telepon di akhir Juni 2014
13. Tidak ada surat menyurat dalam proses penjurian. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Hadiah menarik menantimu!
Juara 1 Rp. 5.000.000,- + laptop, piagam, dan produk Tupperware
Juara 1 Rp. 3.000.000,- + laptop, piagam, dan produk Tupperware
Juara 1 Rp. 1.000.000,- + laptop, piagam, dan produk Tupperware

Ayo, kirim karyamu sebanyak-banyaknya!

Sumber: http://tupperware.co.id/chc/berita/karya-hebat,-bantu-sahabat.aspx

Persyaratan Pengiriman Naskah SCB (Seri Cerita Balita)


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah: 
  1. Jumlah cerita minimal 550-600 kata. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  2. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman 12 pt. 
  3. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan: Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  4. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  5. Karya yang dikirim adalah karya asli perseorangan. Tidak boleh menjiplak dan mengadaptasi dari karya orang lain. 
  6. Karya tidak boleh menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), kekerasan, ketidaksopanan terhadap teman, orang tua, dan guru. 
  7. Karya disertai dengan biodata lengkap. 
  8. Tema cerita mengandung nilai-nilai keislaman, kemandirian, penuntun praktis, dan sesuai untuk usia balita. 
  9. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan. 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-scb-seri.html

Persyaratan Pengiriman Naskah PAI (Penuntun Anak Islam)


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah: 
  1. Jumlah halaman cerita minimal 50 halaman, maksimal 60 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll).
  2. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman 12 pt.
  3. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan : Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294.
  4. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook.
  5. Karya disertai dengan biodata lengkap.
  6. Tema cerita mengandung nilai-nilai keislaman, penuntun praktis, dan sesuai untuk usia anak-anak muslim (6-12 tahun).
  7. Menuliskan daftar referensi atau sumber.
  8. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan.

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-pai.html

Persyaratan Pengiriman Naskah DAI (Dongeng Anak Islam)


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah: 
  1. Jumlah halaman cerita minimal 50 halaman, maksimal 60 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  2. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman 12 pt/ Calibri 11 pt. 
  3. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan: Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  4. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  5. Karya disertai dengan biodata lengkap (Nama, Alamat, No. Telp, E-mail, dll).
  6. Tema cerita mengandung nilai-nilai keislaman dan sesuai dengan anak-anak muslim. 
  7. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan. 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-dai.html

Persyaratan Pengiriman Naskah KKJD (Kecil-Kecil Jadi Detektif)


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah: 
  1. Jumlah halaman cerita minimal 50 halaman, maksimal 60 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  2. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman 12 pt. 
  3. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan: Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  4. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  5. Karya yang dikirim adalah karya asli perseorangan. Tidak boleh menjiplak dan mengadaptasi dari karya orang lain. 
  6. Karya tidak boleh menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), kekerasan, ketidaksopanan terhadap teman, orang tua, dan guru. 
  7. Karya disertai dengan biodata lengkap (Nama, Alamat, No. Telp, E-mail, dll). 
  8. Tema cerita adalah seputar cerita misteri, detektif. 
  9. Ilustrasi dan gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan. 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-kkjd.html

Persyaratan Pengiriman Naskah Cookidz


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah Cookidz (Novel dengan tema memasak/makanan): 
  1. Usia penulis di bawah 12 tahun. 
  2. Jumlah halaman cerita minimal 45 halaman, maksimal 50 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  3. Disertai foto-foto yang berhubungan dengan materi. 
  4. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman 12 pt. 
  5. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan: Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  6. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  7. Karya yang dikirim adalah karya asli perseorangan. Tidak boleh menjiplak dan mengadaptasi dari karya orang lain. 
  8. Karya tidak boleh menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), kekerasan, ketidaksopanan terhadap teman, orang tua, dan guru. 
  9. Karya disertai dengan biodata lengkap. 
  10. Tema cerita adalah seputar kegiatan memasak dan makanan. 
  11. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-cookidz.html

Persyaratan Pengiriman Naskah JuiceMe


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah JuiceMe (Kumpulan Kisah Nyata): 
  1. Usia penulis di bawah 12 tahun. 
  2. Jumlah halaman cerita minimal 6 halaman, maksimal 8 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  3. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, ukuran Times New Roman 12 pt. 
  4. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan : Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  5. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  6. Karya yang dikirim adalah karya asli perseorangan. Tidak boleh menjiplak dan mengadaptasi dari karya orang lain. 
  7. Karya tidak boleh menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), kekerasan, ketidaksopanan terhadap teman, orang tua, dan guru. 
  8. Karya disertai dengan biodata lengkap (Nama, Alamat, No. Telp, E-mail, dll). 
  9. Tema cerita adalah kisah-kisah nyata yang mengandung pesan-pesan kebaikan. 
  10. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan. 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-juiceme.html

Persyaratan Pengiriman Naskah Travela (Traveling Anak)


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah: 
  1. Usia penulis di bawah 12 tahun. 
  2. Jumlah halaman cerita minimal 45 halaman, maksimal 50 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  3. Disertai foto-foto yang berhubungan dengan materi. 
  4. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman ukuran 12 pt. 
  5. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan: Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  6. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  7. Karya yang dikirim adalah karya asli perseorangan. Tidak boleh menjiplak dan mengadaptasi dari karya orang lain. 
  8. Karya tidak boleh menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), kekerasan, ketidaksopanan terhadap teman, orang tua, dan guru. 
  9. Karya disertai dengan biodata lengkap. 
  10. Tema cerita adalah seputar perjalanan yang mengandung informasi, hal-hal unik dan menarik mengenai sebuah tempat. 
  11. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan. 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-travela.html

Persyaratan Pengiriman Naskah KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) dan KPCI (Karya Penulis Cilik Indonesia)


Syarat-Syarat Pengiriman Naskah:
  1. Usia penulis di bawah 12 tahun. 
  2. Jumlah halaman cerita minimal 45 halaman, maksimal 50 halaman. (tidak termasuk kata pengantar, ucapan terima kasih, daftar isi, halaman profil, dll). 
  3. Diketik kemudian diprint di kertas HVS A4, 1.5 spasi, Times New Roman ukuran 12pt. 
  4. Dikirim ke alamat Penerbit Mizan: Jl. Cinambo No.135 , Cisaranten Wetan, Ujung Berung, Bandung 40294. 
  5. Karya dikirim melalui pos, bukan melalui e-mail atau facebook. 
  6. Karya yang dikirim adalah karya asli perseorangan. Tidak boleh menjiplak dan mengadaptasi dari karya orang lain. 
  7. Karya tidak boleh menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), kekerasan, ketidaksopanan terhadap teman, orang tua, dan guru. 
  8. Karya disertai dengan biodata lengkap (Nama, Alamat, No. Telp, E-mail, dll). 
  9. Ilustrasi atau gambar akan dikerjakan oleh kakak-kakak dari Penerbit Mizan. 

Sumber: http://www.shintahandini.com/2014/02/persyaratan-pengiriman-naskah-kkpk.html

Wednesday, January 29, 2014

Liburan Semester Ganjil Kelas 8


Aku dan beberapa buku karyaku yang ada di Gramedia Gandaria City ^^

Empat buku dari beberapa buku yang kubeli di Gramedia Gandaria City ^^

Liburan itu bukan hanya tentang jalan-jalan ke luar negeri. Bukan juga hanya mengunjungi berbagai tempat hiburan, mal, ataupun tempat-tempat wisata. Bisa saja aku menikmatinya dengan mengunjungi atau melakukan sejumlah hal baru. Bisa saja aku berwisata kuliner, atau mengunjungi tempat dengan sejuta diskon di hari libur. Tetapi liburan juga bisa dibilang seru walau hanya dinikmati di rumah. Bermain dan berkumpul bersama keluarga sudah cukup bagiku untuk disebut sebagai liburan.
Liburan semester ganjil kali ini, aku kembali menghabiskannya di rumah eyang. Memang sudah menjadi rutinitas kami untuk pergi dan menginap di sana—bergantian dengan eyangku yang sering menginap di rumahku lain waktu—sampai liburan selesai. Liburan dua minggu diberikan oleh sekolah. Walau aku sudah menikmati “liburan singkat” selesai UAS, yaitu menonton film di bioskop dan jalan-jalan ke mal untuk makan dan ke toko buku setelah sepulang sekolah.
Menikmati akhir tahun dengan perasaan lumayan lega melihat nilai raporku. Tepat dua hari setelah pembagian rapor, kami—aku, mama, dan kedua adikku—berangkat menuju wilayah Ciledug, Tangerang Selatan dengan mobil. Mama mengendarai sendiri mobilnya. Ayah tidak ikut karena harus kerja dan tidak mendapat cuti. Kami membawa baju-baju dan perlengkapan lainnya yang hanya ditaruh dalam beberapa keranjang. Kata mama biar lebih ringkas, tidak usah membawa koper. Hingga kipas angin pun kami bawa karena di rumah eyang tidak memakai AC.
Sekitar waktu Isya, kami sampai di rumah eyang. Disambut oleh yangti dan adik-adik sepupuku, kami masuk ke dalam rumah. Melihat adik sepupuku yang paling kecil, aku ingin langsung menggendongnya. Sayangnya aku terlalu capek selama perjalanan. Lagipula aku juga harus membantu mama menurunkan barang-barang yang kami bawa dan menaruhnya di dalam rumah.
Seperti biasa, yangti sudah memasakkan kami berbagai makanan untuk menyambut kami. Semur daging, tahu goreng, dan ayam goreng, semuanya terhampar di meja makan. Ditambah nasi goreng yang dijanjikan yangti kepadaku. Katanya nanti akan dibawakan ketika tanteku pulang kerja. Membuat perutku keroncongan walau baru saja menginjakkan kaki di rumah itu.
Omku, istrinya, dan anaknya sedang tidak ada di rumah. Memiliki rencana liburan sendiri yang aku juga entah tidak ingat kemana. Sehingga sebuah kamar kosong. Di situ adalah satu-satunya kamar dengan komputer dan jaringan wi-fi. Langsung saja adikku menyambarnya dengan alasan menonton film di Youtube.
Adik sepupu laki-lakiku—anak pertama dari tanteku—meminjam iPad milik adikku. Mereka bertukar mainan dan sama-sama memainkannya di kamar omku. Aku yang masih memiliki deadline novel yang diorder penerbit ikut mengerjakannya di sana. Menjadikan kamar itu penuh anak-anak.
Agak sulit untukku menulis cerita di suasana yang ramai. Aku lebih memilih suasana tenang agar aku bisa berpikir lebih jernih. Di pojokan kasur, aku menyandarkan diri. Ditemani sebuah kipas angin dan colokan charger. Walau sudah membuat “suasana sendiri”, tetap saja aku mendengar dan melihat adik-adikku berebutan dengan apa yang sedang mereka mainkan. Seingatku, mereka main balapan dan bergantian memakai komputer. Terkadang aku harus berteriak untuk mendiamkan mereka, karena terlalu berisik. Hihihi ....
Malamnya,  aku tidak bisa tidur. Tidak apalahliburan ini, pikirku. Untuk mengisi waktu itu, aku memutuskan untuk menonton drama Korea “You Who Came From The Stars”, “Let’s Eat”, dan “Golden Rainbow”. Variety show Korea seperti “Winner TV” dan “EXO’s Showtime”. Serta membaca fan fiction yang belum selesai kubaca di internet. Mama membawa modem sehingga aku bisa meminjamnya. Selesai melakukan semua kegiatan itu, aku tidur. Waktu menunjukkan pukul setengah empat pagi. Kulihat yangkung sudah bangun. Memperhatikanku dengan tatapan heran dan bertanya-tanya, “Mengapa belum tidur?”.
Pukul setengah tujuh pagi, aku bangun untuk melakukan sholat subuh. Jelas kesiangan, karena aku tidurnya pun menjelang subuh. Harusnya aku sholat subuh dulu baru tidur, tapi sudah tidak tahan, mengantuk sekali. Setelah sholat subuh, aku tidur kembali dan bangun tepat pukul setengah dua belas. Masih dengan piyama, aku berjalan melangkah keluar kamar. Tiba-tiba kami mendapat kunjungan dadakan dari Eyang To dan Eyang Sarti. Aku pun segera kabur ke kamar mandi. Malu karena belum mandi. Selesai mandi, mama memberitahuku agar tidak mengulangi hal yang sama. Aku mengangguk dan meminta maaf. Setelah itu, aku kembali melanjutkan novelku yang belum juga selesai kemarin malam.
***
Beberapa hari setelahnya, mama mengajak kami untuk pergi ke Gandaria City karena adik-adikku rambutnya sudah panjang, berniat untuk memotong rambut kedua adikku. Tetapi tujuan pertama kami bukan ke sana. Berhubung kami berangkat di siang hari di hari Jumat, membawa adik-adikku dan yangkung, tentunya kami harus berhenti mencari masjid terdekat untuk mereka melakukan sholat Jumat.
Kami berhenti di Majestik. Sudah lama aku tidak ke sana. Sepertinya wilayah itu berubah banyak. Bahkan kini sudah dilengkapi dengan gedung parkir. Kami menurunkan adik-adikku dan yangkung di pintu masuk. Mereka harus segera mencari masjid agar tidak ketinggalan melakukan kewajiban umat Muslim laki-laki di hari Jumat. Sebelumnya kami janjian untuk bertemu di Bakmi Boy seusai sholat Jumat. Kemudian mama kembali mengendarai mobil dan mencari parkir di gedung parkir.
Dari gedung parkir, aku, mama, yangti, serta Rifqi—adik sepupu terkecilku yang masih berusia dua tahun—turun ke bawah, langsung ke Bakmi Boy menaiki lift. Ternyata dari lift itu banyak kaum pria yang ingin ke lantai atas—menunjukkan bahwa ada masjid di lantai atas—membuat kami tertawa. Kalau tahu di lantai atas gedung itu ada masjid, pastinya yangkung dan adik-adikku tidak perlu diturunkan di dekat pintu masuk dan harus mencari-cari masjid.
Di Bakmi Boy suasananya sangat ramai. Banyak sekali orang yang mengantri. Memang mi di sana sangat enak. Tak heran jika orang-orang mau menunggu demi makan di sana. Awalnya kukira Bakmi Boy akan tidak terlalu ramai berhubung kaum pria sedang melakukan sholat Jumat. Tapi dugaan kami ternyata salah. Kami terpaksa menunggu hingga ada tempat kosong. Untungnya tidak terlalu lama sehingga kami bisa langsung makan.
Tak lama kemudian, banyak laki-laki yang sudah mulai masuk ke dalam. Berarti sholat Jumat telah usai. Tapi kami belum juga melihat yangkung dan kedua adikku. Kami mulai penasaran. Apakah mereka nyasar atau masih dalam perjalanan, ya?
“Masa, sih, Yangkung tidak tahu tempat ini?” tanya mama. Mama akhirnya keluar untuk memastikannya. Selang beberapa menit, mama kembali ke dalam restoran membawa yangkung dan adik-adikku. Kami pun makan bersama.
***
Selesai makan di Bakmi Boy, sesuai rencana, kami pergi ke Gandaria City. Tujuan utama kami yaitu ke Kiddy Cuts, salon khusus anak-anak. Tak memerlukan waktu lama, kedua adikku segera dipotong rambutnya. Kemudian kami jalan-jalan mengitari mal yang cukup ramai.
Tujuan selanjutnya adalah ke toko buku Gramedia. Seperti biasa, aku selalu mampir ke toko buku untuk melihat buku-bukuku yang sudah terbit di sana. Lumayan banyak, sih, walau tidak sebanyak di Gramedia pusat di Matraman. Aku juga membeli beberapa buku untuk bacaan dan referensi menulis. Oh iya, waktu mama antre buat membayar buku-buku yang kubeli, aku melihat sebuah tas yang lucu. Aku merayu mama untuk membelikanku, tapi mama menggeleng. Ternyata yangti melihatnya. Eh, aku dibelikan tas itu sama yangti. Katanya sebagai hadiah ulang tahunku ke-13 tanggal 14 Januari 2014. Hihihi ... yangti baik banget, deh! Makasih, yangti.
Selesai dari toko buku, kami mencari musholah untuk sholat Ashar. Kemudian kembali jalan-jalan dilanjutkan. Kami pergi ke toko-toko baju dan Ace Hardware. Tak terasa jalan-jalannya, tahu-tahu sudah Maghrib. Kami pun balik lagi ke musholah untuk sholat Maghrib. Setelah itu mama menawarkan pilihan untuk makan malam di mal atau di rumah. Karena sudah lapar—lumayan pegal kakiku karena capek jalan—aku pun memilih untuk makan malam di mal. Yang lainnya setuju. Kami pun makan di Pizza Hut. Wuih, kenyang pokoknya. Baru, deh, setelah itu kami pulang.
***
Walaupun liburan ini terasa singkat karena aku hanya menghabiskan liburanku di rumah eyang, tetapi tidak apa karena kami bisa bersilaturahmi. Malam tahun baru pun hanya kulewatkan sendiri dengan membaca fan fiction karena semuanya sudah tidur. Ditemani televisi yang menyiarkan acara-acara menjelang tahun baru.
Selamat tahun baru 2014. Semoga kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi dan semua berjalan dengan lancar. Aamiin.
***


Nb: Tugas Sekolah dari Om Jay (Wijaya Kusumah)