Tuesday, July 23, 2013

The Key Word

BUKU THIA KE-7



Judul: The Key Word – Perpustakaan Di Mata Masyarakat
Kata Pengantar: Herry Zudianto
Penulis: KH. A Mustofa Bisri (Gus Mus) – Komaruddin Hidayat – Musa Asy’arie – Putu Laxman Pendit, – Donatus A Nugroho – Blasius Sudarsono – Adhitya Mulya, Isman H. Suryaman – Sri Rohyanti Zulqudsie – Shinta Handini – Iwok Abqary – Muthia Fadhila Khairunnisa – Pritha Khalida – Fiqru Mafar – Umar Siddik – Risa Amrikasari – Rahmat Sunyoto – Muh Mursyid – Luckty Giyan Sukarno – Gusti Ayu Yuliati Danayati – Retnadi Nur’aini – Ida Nur’aini Hadna – M Solihin Arianto – Afia Rosdiana – Herri Kurniawan – Sylvia L’Namira – Muh Fauzan – Trini haryanti – Aries Sukamto – Slamet Thohari – Muhsin Khalida, -Amang Suramang – Taufiq Murtadho – Wanda Amyra M – Medina Safira – Balkis Shavira
Editor: Labibah Zain
Penerbit: Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga, Perpustakaan Kota Yogyakarta, dan Blogfam dot com
Tebal: 300 halaman

Cuplikan isi buku: Perpustakaan di negeri ini jangan sampai jatuh/ tak terurus dan sepi pembacanya/kalau perpustakaan kita jatuh/sempurnalah kejatuhan peradaban bangsa (Musa Asy’arie)
………. potensi keabadian ini dapat diberlakukan untuk semua penulis tanpa terkecuali. Persis seperti hak semua orang untuk dikuburkan di tempat yang layak. Sama dengan kenyataan bahwa semua orang, tak peduli pangkat atau kedudukannya, toh akan mati dan akan dikuburkan di suatu tempat. Setidaknya begitulah yang terbayang dan sampai sekarang masih saya harapkan berlaku di perpustakaan-perpustakaan. Betapa sedih, misalnya, jika sebuah buku tak sampai ke perpustakaan; seperti seorang prajurit yang gugur di medan laga tanpa ketahuan di mana kuburnya (Putu Laxman Pendit)
…….. perpustakaan yang ribut dan dijaga oleh para anggotanya. Karena bisa gawat jika perpustakaan ramai tapi hanya dipenuhi orang yang tidak peduli buku. Seseorang di antara mereka mungkin akan mulai melepas celana dan menandai daerahnya. (Isman H Suryaman)
[Perpustakaan itu] Petugasnya tua dan galak. Well, kita harus ketemu kalau begitu. Kemudian baru deh Anda bisa nilai, saya tua dan galak nggak? Hehehe… (Sylvia L’Namira)

No comments:

Post a Comment